Screenshot 2026-06-24 134200


Jakarta – Praktisi dan akademisi komunikasi,Prof. Widodo Muktiyo, menegaskan bahwa peran humas, khususnya humas pemerintah, tidak cukup hanya menyampaikan informasi kepada publik. Menurutnya, kemampuan mendengarkan aspirasi, keluhan, dan kebutuhan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun komunikasi yang efektif di era digital.


Dalam paparannya, Prof. Widodo Muktiyo menjelaskan bahwa humas pemerintah memiliki cakupan pemangku kepentingan yang sangat luas. Karena itu, pendekatan komunikasi yang hanya berfokus pada berbicara atau menulis tanpa memahami suara publik dapat menimbulkan kesenjangan komunikasi.


"Humas harus mampu menangkap dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan serta keinginan masyarakat. Dengan demikian, dapat terbangun hubungan yang saling menguntungkan dan harmonis antara pemerintah dengan publik," ujarnya.


Ia menilai tantangan komunikasi saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi digital. Setiap orang kini dapat menyampaikan informasi dan opini secara cepat melalui berbagai platform digital. Kondisi tersebut menuntut humas untuk lebih responsif dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang.


Menurutnya, informasi yang tidak direspons secara tepat berpotensi berkembang menjadi isu yang lebih besar dan sulit dikendalikan. Oleh sebab itu, kemampuan mendengar sekaligus merespons secara cepat dan akurat menjadi kompetensi yang wajib dimiliki oleh insan humas.


Selain itu, Prof. Widodo menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antarhumas kementerian maupun lembaga pemerintah. Sinergi tersebut diperlukan untuk membangun narasi yang selaras sehingga informasi yang diterima masyarakat tidak menimbulkan kebingungan.


"Koordinasi dan kerja sama antarhumas kementerian dan lembaga menjadi sangat penting untuk membangun narasi yang sama dalam menghadapi berbagai isu publik," katanya.


Ia juga mengingatkan bahwa derasnya arus informasi digital dapat menjadi ancaman apabila tidak dikelola dengan baik. Fenomena yang ia sebut sebagai "tsunami informasi" berpotensi memicu kesalahpahaman hingga konflik sosial apabila tidak ditangani melalui komunikasi yang efektif.


Karena itu, Prof. Widodo mengajak para pimpinan dan praktisi komunikasi untuk terus mengembangkan pola komunikasi dua arah yang terbuka dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Profesionalisme serta kemampuan beradaptasi dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di masa depan.


Menutup pesannya, Prof. Widodo Muktiyo memberikan apresiasi kepada para insan humas yang terus menjalankan tugas secara profesional serta mengedepankan adaptasi dalam menghadapi dinamika era digital. "Komunikasi dua arah menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik dan menjaga harmonisasi sosial di tengah derasnya arus informasi," pungkasnya.
Sumber

all services

sketches
UI/UX Design
motion graphics
responsive design
product design
app design
psd design
Design Trends
Customer Support
Fully Responsive
Web Development
Branding

MY latest projects

portfolio-1-1

logistics

portfolio-1-2

web development

portfolio-1-3

App development

portfolio-1-4

tourism

portfolio-1-5

hire

portfolio-1-6

home services

testimonials

hear from my top clients

GET a quote

lets talk about pricing

Feel free to get in touch with me. I am always open to discussing new projects, creative ideas or opportunities to be part of your visions.