Lanjut Riyadi, karena sudah disetujui terkait dengan pendirian CI di UNS, pada bulan Maret kemarin Pejabat Internasional Office dan Wakil Rektor 4 Xihua University mendatangi UNS untuk melihat infrastruktur berupa gedung yang nantinya akan digunakan sebagai kantor CI. Di setujuinya pendirian Pusat Bahasa Mandarin atau CI di UNS karena di Jawa Tengah maupun DIY belum ada yang memiliki CI. Lalu masyarakat keturunan Thionghoa di Kota Solo juga banyak sehingga ini menjadi potensi tersendiri. Prosesnya kita tergolong cepat yaitu cuma empat bulan untuk mendirikan CI. Dan dalam kunjungannya kemarin ke Xihua University sudah membahas detailnya yang meliputi waktu pendirian CI, susunan dewan direksi, susunan eksekutif CI, pendanaan startup, pendanaan tahunan dan launching CI, ujar Riyadi.